Rabu, 19 Desember 2012

Perbandingan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga dan Nissan Evalia

Dibawah ini akan mengemas tentang perbandingan dan persaingan positif antara Mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga Dan Nissan Evalia. Dimana mobil-mobil tersebut jelas memiliki kehandalan dan keunggulan yang berbeda. Mari lihat dibawah.


Sudah delapan tahun melenggang sendirian, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia bakal mendapat penantang pada 2012 ini. Tidak cuma mendapat satu lawan baru, tapi sekaligus dua. Penantang pertama akan hadir dari kubu Suzuki dengan Ertiga yang hadir bulan April kemarin. Rival kedua masih berasal dari Indomobil Group. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) dengan Nissan Evalia, Keduanya diproyeksikan sebagai backbone oleh masing-masing produsen. Sebuah lini produk yang bisa menyumbang sales volume besar agar bisa menggembungkan pundipundi uang pembuatnya. Konsumen pun bakal senang karena pilihan mobilnya semakin luas. mari kita liat komparasi virtual ketiga mobil tersebut. Kita bandingkan data spesifikasi masing-masing kendaraan untuk melihat kelebihan dan kekurangannya.
Nanti Anda akan melihat kekuatan sekaligus kelemahan masing-masing mobil berdasarkan analisis di atas kertas. Sekaligus menyaksikan kemiripan-kemiripan di antara mereka.

Suzuki Ertiga

DESAIN Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari sisi desain, Avanza-Xenia generasi kedua sudah dapat dilihat langsung di showroom dan di jalan raya. Dibanding generasi pertama yang lahir 2004, penampilan eksterior Avanza-Xenia baru benar-benar terlihat segar. Tak hanya bagian depan, desain windscreen dengan aerodinamika yang menunjang. Bila sebelumnya drag coefficient hanya 0,36, kini semakin baik dengan angka 0,32.
Khusus Veloz desainnya terlihat agresif, dinamis, dan kental dengan nuansa kencang. Lubang udara besar pada bumper dengan bentuk trapezoidal terlihat sangat kokoh. Desain gril Veloz pun berbeda. Adanya lis memanjang yang dilabur warna krom serta logo Toyota di tengahnya terlihat mewah. 
Modal Evalia adalah desain eksterior yang menarik. Penampilan dan wajahnya mirip sekali dengan sang kakak, Nissan Serena. Cuma Evalia terlihat lebih sporty akibat desain lampu dan gril dengan garis tajam. Meski untuk buritan, tidak sedikit orang yang kurang menyukainya lantaran model boxy-nya.
Sementara Suzuki Ertiga juga memiliki paket yang sangat menggoda konsumen di segmen gemuk ini. Modal per-tama adalah wajah yang tampan dengan penerapan sasis dari Suzuki Swift terbaru.
Tampangnya sepintas mengingatkan pada gacoan Suzuki lainnya, Splash. Suzuki tampaknya sukses menggabungkan elemen sporty, dinamis tanpa mengorbankan aspek elegan pada Ertiga. 
MPV ini dibekali headlamp lebar dengan elemen diamond cut kecil untuk memberikan efek pencahayaan yang lebih baik bagi pengemudi dan sein di spion. 
DIMENSI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari ketiganya, Nissan Evalia punya postur paling besar dibanding Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza-Daihatsu Xenia. Panjang total Evalia adalah 4.400 mm, lebih panjang 135 mm dari Ertiga, dan 260 mm dari Avanza-Xenia.
Begitu juga dengan tingginya. Evalia mencatat angka 1.860 mm. Lebih jangkung 175 mm dari Ertiga dan 165 mm dari Avanza-Xenia. Untuk lebar Evalia sama dengan Ertiga, yaitu 1.695 mm. Sementara lebar Avanza-Xenia hanya 1.660 mm.
Bagaimana dengan Ertiga versus Avanza-Xenia? Ertiga lebih panjang 125 mm dan lebih lebar 25 mm dari ‘duet maut’. Ertiga cuma kalah jangkung 10 mm saja dari kedua mobil itu.
Untuk wheelbase yang paling panjang adalah Ertiga dengan angka 2.740 mm. Evalia ada di belakangnya karena kalah 20 mm saja. Avanza-Xenia kalah dari keduanya, dengan wheelbase 2.655 mm alias lebih pendek 85 mm dari Ertiga dan 65 mm dari Evalia.

Wheelbase Ertiga yang panjang berefek pada legroom baris kedua dan ketiga
INTERIOR Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Berdasar data-data dimensi kendaraan yang telah dijelaskan lebih dahulu, kita akan analisis seberapa lapang kabin Evalia, Ertiga, dan Avanza-Xenia.
Sebagai yang paling besar, Evalia memiliki kabin paling lapang. Apalagi interiornya didukung oleh lantai kabin yang rata akibat pemakaian per daun (leaf spring) di roda belakang. Rumusan ini akan bisa membuat Evalia menyuguhkan ruang kepala dan kaki paling luas. 
Kondisi kabin yang lapang ini membuat PT NMI berani menyodorkan varian dengan jok baris kedua model captain seat layaknya MPV mewah. Menyediakan jok baris kedua dengan lorong di tengah ini belum bisa dilakukan oleh Ertiga maupun Avanza-Xenia.
Dengan bodi dan wheelbase yang lebih panjang dari Avanza-Xenia, Ertiga akan memiliki legroom baris kedua yang sedikit lebih luas. Headroom Ertiga tak bakal berbeda jauh dari Avanza-Xenia karena perbedaan tinggi mobil hanya 10 mm.
Dimensi Evalia yang besar menghasilkan kabin luas dengan lantai yang rata
Interior Avanza-Xenia baru lebih lapang dari generasi sebelumnya
Avanza punya pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc, sementara Xenia 1.000 cc dan 1.300 cc
MESIN, TRANSMISI, POWER-TO-WEIGHT RATIO
Di luar negeri Nissan Evalia peminum bensin dibekali mesin berkapasitas 1.600 cc (HR16DE). Namun, untuk Indonesia mobil ini akan memakai dapur pacu berkode HR15DE yang sudah lama dipasang di Grand Livina maupun Livina. Artinya Evalia diprediksi akan mempunyai tenaga 109 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 148 Nm/4.400 rpm.
Kalau Suzuki Ertiga mengandalkan mesin baru yang diberi kode K14B. Jantung besin berformat 4 silinder 16 valve berkapasitas 1.373 cc ini menghasilkan tenaga 95 dk/6.000 rpm dan torsi 130 Nm/4.000 rpm. Rasio kompresinya 10:1 dengan bore x stroke sebesar 73 x 82 mm.
Jika dua penantangnya hanya dipasarkan dengan satu pilihan mesin, Avanza-Xenia punya mesin lebih banyak. Avanza dipersenjatai mesin 1.495 cc (3SZ-VE) dan 1.298 cc (K3-VE). Sementara Xenia selain mesin 1.298 cc (K3-VE), juga tersedia kapasitas 989 cc (EJ-VE). Untuk mesin 1.500 cc, tenaga yang dihasilkan 104 dk/6.000 rpm, dan torsi puncak 136 Nm/4.400 rpm. Sementara mesin 1.300 cc mampu menghasilkan tenaga 92 dk/6.000 rpm, dan torsi 116 Nm/4.000 rpm.
Mesin baru milik Ertiga diambil dari keluarga K Series Suzuki
Evalia menggunakan mesin yang sama dengan keluarga Livina
TRANSMISI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Transmisi Toyota Avanza-Daihatsu Xenia ada dua pilihan, yaitu manual 5-speed dan otomatis 4-speed. Resep serupa juga akan digunakan Nissan Evalia. Khusus Suzuki Ertiga hanya tersedia transmisi manual 5-speed saja.
POWER-TO-WEIGHT RATIO Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Bobot kosong Toyota Avanza-Daihatsu Xenia sekitar 1.065 kg (1.3 M/T). Kalau Ertiga bobot bersihnya sekitar 1.160 kg (GA), 1.175 kg (GL) dan 1.180 kg (GX). Sementara Evalia sekitar 1.333 kg.
Berdasar data ini kita bisa menghitung power-to-weight ratio (PWR) masing-masing kendaraan. PWR digunakan untuk mengukur performa aktual mesin dengan cara membagi tenaga mesin dengan bobot kendaraan.
Di Evalia setiap 1 dk tenaga yang dihasilkan mesin membawa beban sebesar 12,2 kg. Ertiga berada di antara 12,2 kg/dk hingga 12,4 kg/dk. Sedangkan PWR Avanza-Xenia 1.3 11,5 kg/dk.
Tapi komposisi ini belum menjamin performa mobil secara menyeluruh. Faktor perbandingan gigi transmisi, penggerak, dan aerodinamika akan mempengaruhi hasil akhirnya.
SUSPENSI, Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Suspensi depan ketiga mobil ini punya sistem serupa, yaitu McPherson strut. Namun, untuk roda belakang konstruksinya berbeda-beda.
Toyota Avanza-Daihatsu Xenia mengandalkan 4-link with lateral rod and coil spring lantaran mengadopsi penggerak roda belakang. Sementara Suzuki Ertiga memakai torsion beam with coilspring. Beda lagi dengan Nissan Evalia yang mengandalkan per daun (leaf spring).
Mana yang lebih empuk tidak bisa dilihat dari jenis sistem yang digunakan. Performa suspensinya baru bisa dirasakan dengan mengendarainya. Soalnya kelembutan bantingan suspensi dipengaruhi banyak hal seperti ukuran ban yang digunakan, geometri, sokbreker, dan spring rate. Bahkan ketebalan busa jok pun turut memberi andil terhadap kenyamanan berkendara.

VARIAN Toyota avanza, Daihatsu xenia, Suzuki ertiga, Nisan evalia
Suzuki Ertiga ditawarkan dalam 3 varian, yaitu GA, GL dan GX. Untuk tipe GA harganya Rp 143 juta, GL dilepas Rp 153 juta dan GX Rp 165 juta. Semuanya ini merupakan harga inden on-the road wilayah DKI Jakarta yang berlaku untuk pemesanan hingga 21 April 2012.
Toyota Avanza punya 7 varian dengan 2 pilihan mesin dan transmisi. Harga jualnya mulai Rp 144 juta sampai Rp 180,2 juta. Daihatsu Xenia punya lebih banyak lagi varian. Ada sekitar 18 varian yang ditawarkan ke pasar. Harganya terpentang Rp 126,6-179,3 juta.
Belum ada konfirmasi resmi untuk detail Nissan Evalia. Namun, dari penelusuran kami, kelihatannya ada 3 varian: yaitu basic, middle dan high. Hanya ada satu pilihan mesin, dengan transmisi manual dan otomatis. Belum ada konfirmasi harga jual, prediksinya sekitar Rp 150-180 juta.

Kesimpulan
Tentu semua produk ini memiliki beragam kelebihan dan kekurangan. Tinggal konsumen memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan produk yang telah di jual saat ini. Tapi mereka kini memiliki daftar inden yang tidak sedikit. Beragamnya pilihan pada dapur pacu dan varian yang dimiliki menjadi poin penting pada konsumen Indonesia. Apalagi generasi kedua ini telah dikembangkan untuk memuaskan pasar Indonesia.
Sedangkan Suzuki Ertiga menjadi alternatif lain. Meski belum diluncurkan, konsumen sudah mendapat harga pasti dan dapat memantau waktu pengiriman via website. Daya tariknya terletak pada model, fitur keamanan dan pengerak roda depan. Dimensinya masih lebih besar dari Avanza maupun Xenia, meski kelemahannya terdapat pada tidak tersedianya pilihan transmisi matik.
Nissan Evalia menawarkan kabin lapang dengan pintu geser. Dapur pacu serupa dengan Grand Livina akan mendapat sedikit sentuhan baru agar mampu mereduksi kerugian akibat desain bodi yang kurang aerodinamis. Penerapan per daun menjadi solusi cerdas untuk memperoleh kestabilan optimal dari desain boxy yang mengambil basis dari platform Grand Livina.

SPESIFIKASI

Toyota-Daihatsu
Avanza-Xenia
Suzuki
Ertiga
Nissan
Evalia
Mesin989 cc 3 silinder1.373 cc 4 silinder1.498 cc 4 silinder
1.298 cc 4 silinder
1.495 cc 4 silinder
Tenaga maksimum 63 dk/5.600 rpm(1.0)95 dk/6.000 rpm 109 dk/6.000 rpm 
92 dk/6.000 rpm(1.3)
104 dk/6.000 rpm(1.5)
Torsi maksimum 90 Nm/3.600 rpm(1.0)130 Nm/4.000 rpm 148 Nm/4.400 rpm 
117 Nm/4.400 rpm(1.3)
136 Nm/4.400 rpm(1.5)
Transmisi5-speed manual/RWD5-speed manual/FWD4-speed otomatis/RWD
5-speed manual/FWD4-speed otomatis/FWD
Panjang/wheelbase4.140/2.655 mm4.265/2.740 mm4.400/2.725 mm
Lebar/tinggi1.660/1.695 mm1.695/1.685 mm1.650/1.850 mm
Kapasitas tangki/ban serep45 liter/fullsize 45 liter/fullsize 52 liter/full size
Ground clearance200 mmN/A185 mm (est)
Ukuran ban185/70 R14(1.0&1.3)185/65 R15 (1.5)185/65 R15

185/65 R15 (1.5)
Bobot1.065 kg (1.3)1.180 kg1.333 kg


Sabtu, 01 Desember 2012

Akankah Daihatsu Ayla akan bernasib sama seperti Daihatsu Ceria ?

Daihatsu Ceria adalah sebuah produk yang diluncurkan Daihatsu guna menyerang rival abadi Daihatsu di Indonesia yaitu Suzuki. Suzuki yang “panen besar” menjual karimun saat itu memang bikin gerah seluruh ATPM. “Amunisi” Daihatsu yang satu ini memang menggemaskan, cute, dan favorit para ladies, namun justru ia berada di zaman yang salah (zaman ini orang2 belum sepenuhnya melek K-Car) sehingga penjualannya pun loyo, koplo. Banyak orang menyangsikan mobil satu ini (termasuk saya waktu itu) “Mobil model bajaj kayak gini dimana menariknya??” Namun sebenarnya mobil ini justru terlalu freak buat para ladies kemayu dan jangan harap ada ladies gak kemayu karena mereka pasti gak milih ini. Mobil ini ternyata tarikannya kejam saudara-saudara, lincah di sudut kota layaknya bajaj, namun tenaganya jangan disetarakan dengan taksi roda tiga itu. Di tol, saya pernah memergoki ceria yang ngebut dengan kecepatan 130 kpj dengan santainya…. Disinilah kehebatan Daihatsu, mereka memang spesialis sleeper car sebab walau temanya mobil keluarga tetapi mereka merancangnya sebegitu kompak, sebegitu ringan dan juga sebegitu kencang. Mobil yang paling sukses menerapkan hal itu adalah Mira atau Ceria. Yaah itu sekelumit kejengkelan saya (atau malah pujian?) terhadap kepik yang satu ini, so mari ke topik utama…

kokpit minimalis, yaah apa bedanya dengan sportscar, sama2 minimalis kan?


versi barunya tapi kelihatannya sami mawon basicnya, L200.
Daihatsu Ceria masuk indonesia pada tahun 1999 berseri L200, saat itu bentuk mungil dan mengotak memang mengingatkan kepada saudara jauhnya Perodua Kelisa dan Daihatsu Mira. Mobil ini dijual dengan harga 57 juta – 69 juta <CMIIW> dan dilengkapi beberapa seri, KL, KX, dan KX-R. Yang dominan berbeda adalah KX-R yang diimbuhi dengan bodykit layaknya Mira TR-XX sayang tenaganya belum ada yang diubah. Mesin yang digunakan Ceria adalah tipe 3 Silinder, 850 cc, bertenaga 36 hp, masihkah ada yang underestimate lagi? baik kalo gitu kartu as kita buka > 3 silinder bertorsi besar, so responsif di tanjakan > naik ini serasa jadi mr.bean, gesit bener di kota > jujur memang, dia masih karbu, tapi itu justru keuntungan karena tarikannya kuat plus beban ringan > kata temen topspeed bisa 150kpj tanpa goyang ndangdut (avanza mah ndangdut) dan akselerasi 0-100 bisa 10-11 detik > Suspensi independen full, memang edan buat diterapkan di city car kayak dia >Basic Ceria sama dengan Mira Turbo TR-XX bertenaga 64 hp yang akselerasinya 0-100 bisa 6 detik, tertarik engine swap?

mesin ini memang ga jelek, tapi saya lebih suka kalau engine swap TR-XX kalau punya. Sesuatu banget gitu yah 

kalau ceria bentuknya seperti ini kayaknya konsumen indonesia fine-fine aja yah…

Mobil ini meskipun tanpa Power Steering tetap ringan dikendalikan, ini dikarenakan pemakaian ban R12 dan beban superleggeranya (red. superlight). Hm kunokah ga pake PS? yah coba aja pasang PS di Ceria yang ban kecil dan bodi ringan, mawut mawut deh di jalan…. Beban yang superleggera ini lantas membuat dia gampang burnout dengan sengaja dan gampangnya. Mau ngerjain orang? ini pilihan tepat. Oh ya, bagaimana dengan konsumsi bbmnya? cukup 1 L : 17 km, kalah memang dengan “estimasi” nissan tentang Marchnya yang 1 L : 21 km, tapi ini “data dan fakta” bung! so ga bakal ragu deh. Ringkih kah? kan Independen bro, jadi gak ringkih asal jangan main ke luar kota aja, namanya juga city car. Oh iya masalah harga dia main di angka 45 juta -50 juta. Untuk keluarga baru dan commuter ini mobil tepat, untuk speedlovers ini mobil yang asik untuk dijadikan kelinci percobaan. Sleeperz sejati pasti demen Ceria Super Veloce (Engine swap Mira Avanzato TR-XX Turbo, pasang bodykit simpel, jejali VR R13)  atau Ceria Superleggera (permak dikit, buang yang tidak perlu). Soal Mira Avanzato TR-XX ini pasti saya bahas di artikel berikutnya. Pokoknya komengnya aja dulu sedulur….
gampang parkirnya, bandingkan saja dengan dimensi mobil2 sampingnya yang sama2 “mobil kota”. kalo muka tembok sama dimensi dan mesin sih ga masalah. 

ga jauh beda kan sama mira TR-XX ini, umumnya modifikasi para owner kancil di malaysia berkiblat ke TR-XX. bisa dicoba… :roll:

Senin, 19 November 2012

Spesifikasi dan Harga Mitsubishi Mirage Rp 139 Juta-Rp 165 Juta

Bangkok, KompasOtomotif — Sebelum diluncurkan pada 20 September mendatang, pada hari pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-20 (2012) yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Mitsubishi Indonesia atau PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengajak 26 wartawan Indonesia melihat pabrik perakitan khusus eco-car Mitsubishi, yaitu Mirage, di pelabuhan Laemchabang, Srigracha, Thailand, kemarin (10/9/2012) sore, termasuk KompasOtomotif.

Tujuannya selain melihat langsung kesiapan Mitsubishi terhadap produk yang diekspor ke Indonesia, juga melihat langsung city car ini. Bahkan hari ini, wartawan Indonesia diberi kesempatan mencoba andalan terbaru Mitsubishi ini di sirkuit Bonunza, Khao Yai, Thailand.

Mirage dibuat di Thailand. Selain untuk pasar domestik, ia juga diekspor ke Jepang (menggunakan mesin 1,0 liter) dan sejumlah negara termasuk Indonesia dengan mesin 1,2 liter.

Menurut Ryujiro Kobashi, Corporate General Manager Global Small Project Promotion Asia-ASEAN Office Mitsubishi Motors, eco car ini dibuat untuk mengantisipasi tren harga minyak dunia yang terus naik.

"Karena konsumen di pasar yang sudah mature menuntut kendaraan irit energi, solusinya harus membuat mobil lebih kecil," ungkapnya. Sementara itu di negara berkembang, seperti Indonesia, mobil ini ditargetkan untuk pembeli pemula atau entry level dengan harga yang lebih terjangkau. "Kendati demikian, (Mitsubishi) tidak mengorbankan keselamatan, kenyamanan, dan kelegaan ruangan,” lanjutnya.

Harga

Rombongan wartawan, selain didampingi oleh humas KTB, juga oleh direktur pemasarannya, Daisuke Okamoto. Kendati belum diluncurkan, Okamoto mengatakan bahwa Mirage yang dipasarkan di Indonesia  terbagi dalam tiga varian, yaitu GLX, GLS, dan Exceed, serta dijual on-the road Jakarta mulai dari Rp 139 juta hingga paling mahal Exceed Rp 165 juta.  

Varian terakhir merupakan versi paling top, menggunakan transmisi CVT (otomatis) dan dilengkapi dengan tombol start/stop, keyless entry, dan koneksi USB. Dasbor dan door rim varian ini terdiri dari dua warna (two tone), yaitu gelap dan cerah (beige).

Adapun varian GLS (belum disebutkan harganya) hanya menggunakan transmisi otomatis, sementara interior berwarna gelap (satu warna), sama dengan tipe GLX. Varian yang terakhir ini menggunakan transmisi manual 5-percepatan. Dijelaskan bahwa semua tipe menggunakan ABS dan dan kantong keselematan (airbag) untuk pengemudi dan penumpang depan.

Seperti di Indonesia, di Thailand, Mitsubishi memasukkan Mirage dalam kelompok merek Jepang antara lain Suzuki Swift, Nissan March, dan Honda Brio. Soal kelegaan ruang kaki pengemudi dan penumpang depan, Mitsubishi membandingkannya dengan Suzuki Swift, Mazda 2, dan Nissan March (sama dengan Mirage), serta diklaim sedikit di bawah Yaris.

Di Indonesia, Mirage nantinya akan bersaing dengan Honda Brio, Nissan March, Kia Picanto, Suzuki Slash, Daihatsu Sirion, dan Chevrolet Spark, baik harga maupun ukuran.

Mirage

Mirage Exceed Rp 165.000.000,00
Mirage GLS Rp 152.000.000,00
Mirage GLX Rp 139.000.000,00
 *harga OTR DKI Jakarta

Perbandingan spesifikasi Mitsubishi Mirage dengan kompetitor di Indonesia
Item
Mitsubishi
Mirage
Honda
Brio
Nissan
March
Kia
Picanto
Daihatsu
Sirion
Dimensi
Panjang
3.710
3.610
3.780
3.595
3.690
Lebar
1.665
1.680
1.665
1.595
1.665
Tinggi
1.490
1.485
1.525
1.490
1.595
Jarak sumbu roda
2.450
2.345
2.440
2.385
2.440
Trek depan
1.430
1.480
1.470
1.421
1.455
Trek belakang
1.415
1.465
1.475
1.424
1.1465
Jarak terendah
150
141
160
Radius putar
4,4
4,5
4,5
-
4,7
Berat
830-870
-
945
930
930-970
Kapasitas tangki bensin
35
35
41
35
40
Mesin
Tipe
1,2 L, 3-silinder, DOHC, MIVEC, 12 katup
1,3 L, SOHC, 4-silinder, 16 katup, i-VTEC
 1,2 L, 3- silinder, 16- katup, CVTC
1,2 L,DOHC, 16 katup, Dual CVVT 
1,3 L, 4-silinder, DOHC, VVT-i
Kapasitas
1.193
1.339
1.198
1.248
1.298
Diameter x langkah
75 x 90
73 x 80
78,0 x 83,6
71 x 78,8
72,0 x 79,7
Perbandingan kompresi
10,5
10,5
10,2
10,5
10,0
Tenaga maks
PS @rpm
57 kW (78 PS) @6.000
73 (100) @ 6.000
76 PS @6.000
87 @6.000
90 (67) @6.000
Torsi maks
Nm (kgm)/rpm
100 (10,2) @4.000
127 (13) @4.800
103 (10,5) @4.000
120 (12,3)  @4.000
117 (11,9) @4.400
Ukuran ban
165/65-R14
175/65-R14
175/60-R15
165/60 R-14
175/65-R14
Harga (Rp juta)
139-165
149 - 170
143,1 –168,2
131,5 – 145,5
140,5 – 161,5

Jumat, 16 November 2012

Perbandingan Nissan March dengan Daihatsu Sirion

SolusiMobil.com - Small hatchback andalan Nissan yang diluncurkan akhir tahun lalu, Nissan March begitu berhasil menarik perhatian konsumen tanah air, berhasil terjual hampir 8.000 unit. Mengusung mesin 3 silinder 1.198 cc, March memiliki taji untuk bertarung dengan rival dikelasnya.
Dari segi performa, Nissan March mampu memberikan keseimbangan antara akselerasi dan efisiensi, bahkan merupakan yang terbaik dibandingkan Daihatsu Sirion, bahkan unggul di kelasnya dalam hal kehematan bahan bakar. Keiritan March mencapai 20,1 km/liter untuk rute jalan tol dan 15,9 km/liter dalm kota.

Adapun citi car yang memiliki konfigurasi mesin 3 itu  membuat putaran mesin menjadi lebih ringan, dengan kemampuan tenga 76 dk dan torsi 102 Nmyang dapat  membawa mobil berbobot 925 kg ini dari 0-100 km/jam membutuhkan waktu 11,81. Lebih lamban 1,4 detik dari Sirion yang mampu memperoleh waktu 10,4 detik.

Masuk ke interiornya, memang tidak terasa sempit, tempat yang tersedia masih setara dengan beberapa mobil compact hatchback lainnya. Namun jika dibandingkan dengan Sirion, March yang memiliki dimensi paling panjang di kelasnya dan dengan wheelbase setara dengan Sirion, model Nissan ini menawarkan akomodasi yang cukup luas setelah Daihatsu Sirion yang memiliki ruang kaki penumpang belakang yang lebih lega.

Untungnya kenyamanan kursi dibaris kedua tidak dikorbankan, dengan sandaran bangku belakang agak landai, memberikan posisi duduk yang nyaman meskipunminus sandaran kepala adjustable. Kenyamanan juga didukung settingan suspensi yang lembut walaupun melewati jalanan rusak. Bantingannya lebih lembut dari Picanto, Spalsh ataupun Spark, hanya saja March limbung saat bermanuver dikecepatan tinggi.

Dengan power steering elektris yang digunakan, bobot putaran kemudi menjadi ringan. Namun tidak terlalu mengganggu pengendalian dikecepatan menengah maupun tinggi, apalagi berada di kemacetan yang akrap di jalanan ibukota, dimana mobil ini mampu bermanuver dengan lincah.

Secara garis besar dari dua model city car tersebut dapat diambil benang merah bahwa Nissan March memiliki kelebihan di efisiensi bahan bakar, kenyamanan, performa putaran bawah dan mobil yang dibandrol dengan harga Rp 141, 1 juta ini tidak dapat diunggulkan di fitur dan setir terlalu enteng.

Adapun Daihatsu Sirion yang dibandrol dengan harga 139 juta untuk tipe manual ini memiliki keunggulan di bagian kabin yang lapang, mesin yang bertenaga, banyak fitur yang tersedia. Sementara desain eksterior serta desain interiornya masih kalah dari rivalnya.

Jumat, 09 November 2012

Ayla belum tentu dijual tahun depan

VIVAnews - Astra Daihatsu Motor (ADM) meralat pernyataannya perihal peluncuran mobil murah, Ayla.

Sebelumnya, melalui Direktur Marketing ADM, Amelia Tjandra, Daihatsu akan tetap meluncurkan Ayla di bulan Januari 2013 meski peraturan pemerintah soal Low Cost and Green Car (LCGC) belum diteken pemerintah.

Tentunya dengan harga yang berbeda (lebih tinggi 10 persen). Namun kemudian, Daihatsu meralat pernyataan itu.

"Terkait dengan peraturan LCGC, pihak Daihatsu akan meluncurkan produk Ayla, setelah regulasi tersebut dikeluarkan oleh pemerintah," demikian pertanyaaan resmi ADM kepada VIVAnews, Rabu 7 November 2012.

Ayla telah dipamerkan Daihatsu di Indonesia International Motor Show 2012, akhir September lalu.

Merella menyatakan minat konsumen terhadap Ayla cukup tinggi, hanya saja belum bisa dijual secara resmi sebelum regulasi mobil murah ramah lingkungan terbit.

Ayla menggendong mesin berkode 1KR-DE dengan kapasitas 1000 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 46 kW pada 6.000 rpm dengan torsi 86 Nm pada 3.600 rpm.

Mesin tersebut disandingkan dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. ADM rencananya akan menghadirkan Ayla dalam tiga varian dengan rentang harga Rp70-100 juta.

Daihatsu Ayla Tetap Tunggu Regulasi LCGC Dari Pemerintah

SolusiMobil.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) telah meralat berita pernyataan sebelumnya yang menyebutkan bahwa walaupun pemerintah belum menerbitkan regulasi Low Cost and Green Car (LCGC), Ayla bakal tetap diproduksi pada awal Januari 2013 mendatang.
Pernyataan yang disebutkan oleh Amelia Tjandra sebagai Direktur Marketing ADM itu diralat berdasarkan siaran resmi yang dikirim dari pihak Daihatsu.
Sehubungan dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh Management PT Astra Daihatsu Motor dalam hal ini Ibu Amelia Tjandra pada tanggal 6 November dalam acara Eco Driving Astra Daihatsu AYLA yaitu:

"Mengenai LCGC, bahwa PT ADM akan siap memproduksi Astra Daihatsu AYLA di bulan Januari 2013. Jika pada bulan tersebut regulasi tidak keluar maka, Kami tetap akan meluncurkan produk tersebut dengan harga yang berbeda (lebih tinggi 10%),"


Kami ralat menjadi:

"Terkait dengan peraturan LCGC, bahwa pihak Daihatsu akan meluncurkan produk Ayla, setelah regulasi LCGC tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah."

"Kami sangat mengharapkan pernyataan ralatnya bisa disampaikan ke masyarakat melalui rekan-rekan jurnalis untuk suksesnya program LCGC tersebut."

"Demikian pernyataan resmi Daihatsu mengenai hal tersebut. Daihatsu berharap program LCGC yang diusung pemerintah Republik Indonesia dapat sukses seperti yang diharapkan."

Jumat, 02 November 2012

Perbandingan antara Honda Brio dan Mitsubishi Mirage

Akhir tahun 2012 ini memang eranya mobil-mobil kecil. Setelah Nissan mengeluarkan mobil mini Nissan March yang berkapasitas 1.200 cc, di akhir tahun ini rupanya Mitsubishi dan Honda tidak mau ketinggalan untuk menikmati kue dari pasar mobil kecil ini. Menarik nih kalau kedua mobil ini dibandingkan, karena ada beberapa factor yang membuat mobil ini merupakan rival sejati seperti jadwal peluncuran dan bentuk mobil yang merupakan mobil kecil dengan tinggi yang landai, berbeda dengan Splash, Spark, i10 atau Picanto yang menggunakan basis city car dengan atap tinggi.
Eksterior
Dari kedua mobil ini sebenarnya kembali ke selera masing-masing ya. Sekilas pandang, sepertinya Honda Brio menarik untuk dicermati. Pertama model belakangnya yang landai dan miring ini mengesankan aura hatchback sport, hanya saja tercederai pintu belakang yang terdiri dari full kaca tempered glass. Memang dengan penggunaan kaca ini dapat menghemat biaya produksi karena mengurangi penggunaan besi dan beban kendaraan. Tapi jika terjadi kecelakaan atau pencurian, kaca belakang yang besar ini sangat rentan, udah gitu kalau ditutup suaranya rasanya nggak enak. Model depanmobil ini kembali ke selera, kalau saya sih agak nggak sreg aja gitu dengan model grillenya yang aneh. Oh iya, untuk Honda Brio tipe S siap-siap kecewa dengan penggunaan Velg kaleng yang ditutup dengan dop plastic sederhana. Ditambah pewarnaan door handle dan spion yang berwarna hitam dop menambah kesan mobil ini “murahan banget”. Jadi lebih baik ambil tipe E sajalah.
Mitsubishi Mirage ini model eksteriornya sebenarnya biasa-biasa aja. Untungnya modelnya manis, enak dipandang dan sepertinya akan bertahan lama seperti Toyota Starlet. Mitsubishi Mirage untungnya tidak mengalami peng=anak –tirian seperti Honda Brio pada model dibawahnya. Semua model telah dilengkapi dengan Velg Racing, High Mounted Stop Lamp dan wiper belakang yang tidak dimiliki Brio. Sedangkan perbedaan untuk tipe Exceed ada pada spoiler belakang, muffler cutter dan fog lamp. Nah, tanpa pengurangan fitur yang cukup berarti, pembeli Mirage GLS dan GLX masih memiliki cukup gengsi dibandingkan Honda Brio tipe terumurah.
Performa
Membandingkan kedua mesin mobil ini sebenarnya sangat jauh berbebda. Terutama untuk Honda Brio manual patut diacungi jempol performanya. Mungkin ini satu-satunya mobil dibawah 180 juta yang sanggup berakselerasi dari 0 ke 100 km/h dalam waktu kurang dari 10 detik. Maklum, mesin 4 silinder segaris dengan teknologi i-VTEC 1.300 cc ini dapat menghasilkan tenaga hingga 100 daya kuda. Bayangin aja Cuma beda 9 Daya kuda dibandingkan dengan Toyota Yaris, tapi inget, mobil ini bobotnya lebih ringan dari Toyota Yaris. Jadi tahu kan kenapa mobil ini bisa lebih kencang dari Yaris? Soal irit-iritan bahan bakar juga boleh diadu, Honda sudah melengkapi mobil ini dengan Eco indicator di dashboard dan drive by wire. Wah, sepertinya jadi pengen tancep gas terus nih!
Performa Mitsubishi Mirage mungkin akan sangat membosankan jika dibandingkan dengan Honda Brio. Meskipun memiliki tenaga lebih besar dari Nissan March di 78 Daya kuda, tetapi menjadi tidak spektakuler dan terasa payah karena kehadiran Honda Brio dengan mesin bengisnya. Maklumlah, Mitsubishi Mirage dari awalnya digadang-gadang sebagai global small concept yang memiliki konsumsi BBM super irit pada promonya. Entah seberapa irit, tapi menurut logika mesin 3 silinder 1.200 cc harusnya lebih irit dibandingkan 1.300 cc 4 silinder, apalagi kedua mobil ini sama-sama menggunakan transmisi matic dengan sabuk CVT yang membuat akselerasi halus. Dan benar saja, akselerasi Mitsubishi terasa halus, lumayan lah untuk sebuah mobil perkotaan untuk selap-selip atau sasal-susul di perkotaan. Oh iya, sama seperti Brio, mobil ini juga dilengkapi dengan ECO indicator.
Intinya kalau kita bicara performa tentunya pasti akan akan terasa sangat jauh berbeda antara Mirage dan Brio, tapi untuk irit-iritan kayanya nggak beda jauh deh walaupun belum saya tes konsumsi BBMnya. CMIIW!
Interior
Pertama kali melihat gambar interior Honda Brio di internet rasanya mewah banget ya, apalagi paduan warna hitam dan beige cerah seperti Susana mobil mewah. Tapi ketika masuk ke dalam secara langsung segera buang jauh-jauh kesan mewah yang sudah ditanam tadi. Interior mobil ini seperti bencana! Coba perhatikan dan sentuh langsung material plastic yang digunakan di mobil ini; kasar, keras dan beberapa ada yang pengerjaannya kurang rapi! Terlebih lagi kesan murah itu menjalar kemana-mana mulai dari door trim lubang ventilasi dan tombo pengatur AC yang dibuat seadanya. Mungkin desainer Honda berfikir “Oke, kita buat mobil murah dengan memaksimalkan mesin tapi menimalkan interior”. Untungnya Honda membekali mobil ini dengan head unit double din yang cukup oke. Ups, nanti dulu! Untuk anda yang membeli Honda Brio tipe S hanya akan dibekali dengan head unit single din, lucunya karena saking pelitnya, Honda melucuti semua hand rest (graib rail) yang menggantung di atas plafon, sun visor penumpang samping pengemudi dan kantung dibelakang jok penumpang depan. Dan satu lagi yang membuat kecewa ialah absennya fitur power window bagi penumpang belakang. Duh, Honda kok pelit banget ya sampe segitunya!? Makanya ambil tipe E dong!
Masuk ke dalam interior Mitsubishi Mirage jauh lebih manusiawi. Tenang, semua tipe sudah dibekali sun visor di kanan dan di kiri depan, grab rail, power window di keempat kaca dan yang paling keren ialah penggunaan AC automatic dengan display yang menawan, hanya dengan sentuhan kita sudah bisa mengoperasikan AC pada mobil ini. Ditambah lagi yang menarik dari mobil ini ada pada head unit indash yang mampu memutar CD, MP3, AUX, USB dan iPod. Bahkan tersedia tempat kabel iPod yang cukup rapi di bagian kiri dashboard. Baik GLX dan GLS rasanya nggak ada perbedaan pada interior kecuali tuas transmisi automatic dan manual.
Perbedaan yang paling terasa ada pada model Exceed yang sudah dilengkapi dengan kunci keyless dengan tombol startp/stop engine untuk mengaktifkan atau mematikan mesin. Untuk mengunci dan membukan mobil kita juga tidak perlu mengeluarkan kunci dari saku, cukup tekan tombol dibawah pintu. Asik bukan? Lalu pada interior kita akan menemukan setir dari bahan kulit dan two tone colour paduan putih gading dan hitam. Disini interior mobil terlihat lebih ceria dibandingkan adiknya yang berwarna hitam. Tapi interior berwarna hitam juga nggak jelek kok, kita disuguhin oleh motif bubbles glossy pada motif kursi Mitsubishi Mirage.
Akomodasi
Ini menjadi sangat penting untuk saya yang sangat memperhatikan kenyamanan tempat duduk penumpang. Honda Brio mungkin akan menjadi mobil paling tidak nyaman untuk diduduki pada bangku belakang. Karena kepala belakang orang yang memiliki tinggi 170 cm pasti mentok dengan atap Honda Brio. Untuk mengakalinya, penumpang belakang harus duduk dengan posisi pantat sedikit ngglosor ke depan seperti orang lesu untuk menghindari mentok kepala, celakanya justru malah kaki depan yang jadi mentok dengan kursi depan. Untungnya hal tersebut tidak terjadi untuk penumpang depan. Riding position juga cukup nyaman seperti Honda Jazz. Bicara tentang bagasi, anggap saja anda tidak memiliki bagasi, mobil ini hanya cukup menampung beberapa tas ransel, ruang bagasi juga terpangkas karena penggunaan bentuk belakang yang terlalu miring.
Mitsubishi Mirage boleh berbangga hati dengan interiornya yang cukup lumayan. Duduk di mobil ini sungguh nyaman, bisa dibilang mobil ini memiliki busa kursi yang paling empuk di kelas mobi kurang dari 200 juta, bahkan dari Outlander Sport sekalipun. Kita tidak akan menemukan kepala dan kaki yang mentok di mobil ini, hanya saja kursi belakang terasa terlalu tegak. Itu semua karena Mitsubishi mengusahakan adanya ruang bagasi yang cukup untuk menampung koper dan beberapa tas berukuran besar. Kurang lebih bagasi mobil ini hampir mirip-mirip Toyota Yaris, namun lebih kecil dan menjorok kebawah. Tapi tetap jauh lebih luas bagasi Toyota Agya dan Daihatsu Ayla! (loh kok nggak nyambung?)
Handling
Handling kedua mobil ini identic, karakternya sama-sama keras dan tajam di tikungan. Untuk yang biasa dengan jalanan Jakarta tentunya nggak akan merasakan perbedaan handling diantara keduanya. Hanya saja radius putar Brio lebih besar di angka 4.5 m dan Mirage di angka 4.4 m. Sedangkan soal suspensi keduanya sama kerasnya, hanya saja Mirage terasa lebih empuk dibandingkan dengan Brio. Lalu seberapa keras sih suspensinya? Kurang lebih sama rasanya dengan Honda Jazz. Udah ada bayangan kan?
Safety
Bicara tentang safety sebetulnya saya nggak yakin sama kedua mobil ini. Ya mobil murah dengan plat bodi tipis, sasis tipis dan ringan tentunya akan lebih gampang ringsek dibandingkan mobil-mobil semacam Jazz atau Yaris. Tapi untuk menghibur calon konsumen sepertinya perlu untuk ditambahkan airbag. Kalau ABS itu wajib, karena saya pernah merasakan menabrak karena ban yang terkunci ketika terjadi kecelakaan beruntun di jalan tol. Dan kedua mobil ini memiliki semua fasilitas tersebut.
Harga dan Kesimpulan
Bicara harga tentunya identic dengan tipe ya. Honda Brio dibagi menjadi 4 tipe yaitu tipe E manual dan automatic, tipe S manual dan automatic. Brio S manual Rp. 149 juta dan Automatic Rp. 159 Juta dan untuk tipe E manual dibanderol dengan harga Rp. 160 juta dan automatic Rp 170 juta. Untuk Mitsubishi terdiri dari 3 tipe saja. Yaitu GLX yang bertransmisi manual dan GLS dan Exceed yang bertransmisi automatic. Mirage GLX dibanderol dengan harga Rp. 139 juta, GLS Rp. 152 juta dan Exceed di Rp. 165 juta. Kesimpulan saya jika anda mempunyai badget minim untuk membeli kendaraan sebaiknya anda membeli Mitsubishi Mirage GLX atau GLS mengingat Honda Brio tipe S yang terlalu banyak pengurangan fitur dan harganya lebih mahal. Sedangkan untuk anda yang senang performa di jalan raya, Honda Brio E manual merupakan pilihan yang tepat! (beneran deh, nggak rugi!) Namun jika anda ingin kemewahan dan kenyaman dalam sebuah mobil kecil yang terjangkau Mitsubishi Mirage Exceed adalah pilihan terbaik. Nah, bagaimana dengan saya? Saya sih inginnya mesin Honda Brio dipindah ke Mirage, tapi karena nggak mungkin ya sepertinya saya akan memilih Mirage Exceed.
Komparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage BagasiKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Belakang Mitsubishi Mirage Vs Honda BrioKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio 2012 MesinKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Dashboard Mitsubishi Mirage Vs Honda BrioKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Inteiror Mitsubishi Mirage Bagasikursi DepanKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage

Galeri dari perbandingan antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage

Jangan lewatkan untuk melihat semua foto dari artikel Komparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage dibawah ini.

Komparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage BagasiKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Inteiror Mitsubishi Mirage Bagasikursi DepanKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Belakang Mitsubishi Mirage Vs Honda BrioKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Mitsubishi Mirage Vs Honda BrioKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio 2012 MesinKomparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage
Komparasi antara Honda Brio Vs Mitsubishi Mirage : Dashboard Mitsubishi Mirage Vs Honda Brio 

sumber