Rabu, 23 Januari 2013

Harga dan spesifikasi Suzuki Ertiga double blower terbaru


Ertiga: ‘Lebih Mengerti Keluarga’
Nama ERTIGA berasal dari bahasa Indonesia, yaitu gabungan dari: Er (dari huruf R) yang berarti Row (baris) dan Tiga yang berarti angka 3. Jadi ERTIGA berarti mobil yang memiliki 3 baris pada interiornya dengan berkapasitas 7 orang penumpang / 7 seaters seperti MPV. ERTIGA merupakan perpaduan MPV dan sedan, yakni dengan platform Suzuki New Swift sehingga menghasilkan sebuah kenyamanan yang tidak dimiliki oleh kendaraan Low MPV lainnya. ERTIGA akan dipasarkan prinsipal Suzuki Motor Corporation, Jepang secara global.




ERTIGA hadir diawal berupa mobil konsep dengan nama RIII di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 dan tampil perdana secara global/global premiere di ajang Auto Expo 2012, New Delhi pada awal Januari 2012 silam dengan nama resmi, ERTIGA.


ERTIGA merupakan produk MPV Global berjenis Low MPV yang pertama dipasarkan di Indonesia. Diharapkan dengan hadirnya mobil ini dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan para keluarga Indonesia akan mobil keluarga yang aman dan nyaman dalam berkendara, sekaligus memiliki rasa excited atau suka cita untuk memiliki pengalaman yang menyenangkan terhadap produk ini, seperti taglinenya, yaitu "ERTIGA - Lebih Mengerti Keluarga".


ERTIGA hadir dengan Varian GA, GL, GX semua dengan transmisi Manual, untuk melengkapi jajaran produk mobil - mobil Suzuki yang ada saat ini, sekaligus memberikan penyegaran dan variasi produk pada segmen pasar kelas MPV Bonnet di tanah air.


Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda depan (Front Wheel Drive / FWD) dan dengan sasis / chassis Monocoque ditambah lagi mesin bensin tipe K-Series terbaru berkapasitas 1.373cc atau 1,4-liter dan berplatform Suzuki New Swift. Sehingga menjadikan ERTIGA sebagai kendaraan MPV senyaman sedan, dimana hal tersebut tidak dimiliki oleh kendaraan kompetitor di kelasnya, dan mobil ini sangat cocok sebagai mobil keluarga yang nyaman, aman dan juga tampil gaya / stylish bagi penggunanya, namun dapat digunakan oleh individu.

Untuk dapur pacunya, ERTIGA menggunakan mesin seri K yaitu K 14 B berbahan aluminium yang ringan, bertenaga dan responsif, bekerja lebih efisien sehingga tetap hemat bahan bakar.

Konfigurasi mesinnya adalah 4 silinder segaris, 1.373 cc, DOHC, 16 katup, VVT (Variable Valve Timing). Didukung Multi Point Injection, atau sistem suplai bahan bakar kedalam ruang bakar mesin terkonrol secara elektronik sehingga menghasilkan pembakaran sempurna dan mendapatkan performa mesin yang baik, emisi gas buang yang baik (sesuai dengan standar euro-3) dan pemakaian bahan bakar ekonomis. Tidak hanya itu tenaga/ daya maksimum 95 PS/ 6.000 rpm dengan torsi maksimum 130 Nm/ 4.000 rpm sehingga mobil bertenaga sejak putaran mesin rendah dan dapat bermanuver di dalam maupun luar kota.


ERTIGA dibekali dengan perangkat keamanan yang mumpuni dan lebih unggul untuk produk MPV sejenis dikelasnya, antara lain; dilengkapi dengan Immobilizer dan alarm, sebuah sistem yang mampu mencegah terjadinya pencurian. Sistem ini secara otomatis mencocokkan kode kunci saat mesin dihidupkan sehingga mesin tidak dapat dinyalakan jika menggunakan kunci yang bukan aslinya (duplikat). Tentunya memberikan keamanan dan kenyamanan pemakainya dari resiko pencurian kendaraan ,serta adanya Keyless Entry, membuka pintu tanpa memasukkan anak kunci kedalam lubang kunci pintu, cukup dengan menekan tombol buka pada kunci dalam jarak tertentu.


Adanya childproof door lock, memberikan keamanan ekstra bagi anak-anak. Penggunaannya pun mudah. Cukup menggeser tombol dari free ke lock, pintu hanya bisa dibuka dari luar, sehingga aman bagi anak-anak yang duduk di dalam kendaraan yang sedang melaju.

Untuk faktor keamanan lainnya, pada pintu samping dilengkapi Side Impact Beam, yang bertujuan melindungi penumpang dari benturan samping dan menjaga pintu tetap kokoh.

Untuk faktor keselamatan, ERTIGA dilengkapi dengan Air Bag (GX), terletak pada kemudi dan dashboard akan mengembang pada saat terjadi benturan keras. Pengemudi dan penumpang disebelahnya akan terhindar dari resiko benturan fatal dari depan karena tertahan oleh air bag yang mengembang.


Juga dilengkapi dengan Collapsible Steering Coloumn, jika terjadi kecelakaan yang fatal , batang stir/ steer akan patah sehingga stir tidak akan membentur dada pengemudi, serta pada tipe (GX) dilengkapi dengan Sistem pengereman (Braking system) ABS (Antilock Braking System) dan EBS (Electronic Brake force Distribution).


Pada bagian interior ERTIGA, terlihat nuansa modern, stylish dan elegan. Panel instrumen dirancang dengan desain yang modern dan mewah. Stir dilengkapi dengan Electronic Power Steering dan Tilt steering, switch audio pada stir (tipe GX).

Head unit menggunakan integrasi audio system 2 Din yang dilengkapi CD player, dapat memutar MP3, USB connection serta sistem aux-in yang dapat dihubungkan langsung dengan iPod, USB Connection, serta 4 speaker (GX & GL) dan 2 tweeter (GX).
Pada cluster meter terdapat MID (Multi information display) yang terdiri dari Temperatur diluar kabin, penggunaan bahan bakar sesaat dan rata-rata serta jam.


Ruang kabin ERTIGA dirancang lapang di bagian head room dan leg room. Di bagian belakang / baris ketiga dirancang senyaman mungkin, dengan tuas sekali tarik folding dan sliding pada kursi ke-2, memudahkan penumpang keluar masuk baris ke-3. Mobil ini memiliki ruang bagasi yang lega dan kursi belakang dapat dilipat sehingga memudahkan untuk memasukkan dan mengeluarkan barang bawaan. Disisi samping, dilengkapi juga dengan beberapa compartment / tempat penyimpanan barang sehingga memudahkan penumpang jika dipakai perjalanan jarak jauh / luar kota.

Untuk keamanan, dilengkapi pula dengan Safety belt dengan 3 point ELR (Emergency Locking Retractor), dapat mengunci secara otomatis pada saat terjadi hentakan atau benturan tiba- tiba, dan height adjuster (GX), yaitu dapat diatur tinggi rendahnya sesuai dengan postur pengemudi dan penumpang sehingga dapat memaksimalkan kinerja safety belt sesuai dengan postur penumpang.


Agar ruang kabin terdengar senyap, maka ruang kabin dilengkapi peredam suara yang efektif atau NVH: Noise, Vibration, Harshness (Kebisingan, Getaran, Kekerasan) disekeliling ruang kabin.
Dibagian eksterior, desain terlihat stylish dan mewah. Dibagian depan, terdapat Halogen Headlamp with multi reflector, Fog Lamp, Stylish Front Bumper, Front Grille, dan antenna. Serta di sisi samping Body color,terdapat Outside mirror with side turn signal (GX, GL), Body color Door handle (GX, GL), Tire & Alloy Wheel 185/65 R15 dan tampilan body samping yang aerodinamis.

Selain dilengkapi sistem keamanan dan fitur yang lebih modern, ERTIGA tersedia dengan pilihan warna baru yang menarik dan dinamis, yaitu seperti Dusky Brown, Serene Blue, Pearl White, Cool Black, Silky Silver, Graphite Grey, Radiant Red, dan Burgundy Red.

Jumat, 18 Januari 2013

Ada masalah di All New Sirion Daihatsu langsung Recall untuk diperbaiki

Jakarta, KompasOtomotif – PT Astra Daihatsu Motor (ADM), hari mengumumkan melakukan kampanye perbaikan (service campaign) atau recall terhadap Sirion yang diproduksi  dari Maret 2011 sampai Maret 2012. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM kepada wartawan di Hotel Borobodur, Jakarta siang ini.
 
Komponen atau bagian yang menyebabkan Sirion harus di-recall adalah potensi korosi pada konektor sensor setir (connector torque sensor) pada Electric Power Steering (EPS). Menurut Ahmad Syaufi, Technical Service Division Head ADM, karena terminal tersebut korosi, arus listrik ke motor listrik yang memutar setir,menjadi berkurang. 
 
“Karena arus listrik berkurang, tenaga yang dihasilkan motor tidak kuat memutar setir. Khususnya saat parkir,” jelas Ahmad Syaufi. Untuk mengatasinya, Daihatsu akan mengganti komponen secara assy (rangkaian). Dijelaskan pula, harga komponen ini sebenarnya Rp 8 juta. Tetapi karena inisiatif penggantian dari Daihatsu, pemilik Sirion yang direcall tidak dikenai biaya, baik untuk komponen maupun ongkos pemasangan.“Untuk proses penggantian setir ini, waktunya dua jam,” tambah Ahmad Syaufie.
 
Dijelaskan pula, sampai program ini diumumkan hari ini, belum ada konsumen yang mengeluh atau melaporkan masalah setir ini. “Kendati demikian, sebagai Sahabat Daihatsu, kami merasa bertanggung jawab, harus memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna Daihatsu, khususnya Sirion. Kami akan melakukan Special Service Campaign untuk All-New Sirion, yaitu penggantian komponen EPS column sub-assy secara gratis,” jelas Amelia. Jumlah Sirion yang direcall mencapai  3.814 unit
 
Ditambahkan, bagi pemilik Sirion yang harus diganti sub-assy EPS-nya, sudah bisa mendaftar mulai hari ini. Caranya, menghubungi Call Centre Daihatsu pada 0800 1337692 (bebas pulsa). Atau langsung ke bengkel resmi Daihatsu terdekat atau Daihatsu Access 500898.
 
Program ini berlangsung selama setahun, dihitung dari 1 Februari 2014 hingga 1 Februari 2014 dan dapat dilakukan di seluruh kota besar di Indonesia dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Manado, hingga Papua.

Komponen yang diganti :


Rabu, 19 Desember 2012

Perbandingan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga dan Nissan Evalia

Dibawah ini akan mengemas tentang perbandingan dan persaingan positif antara Mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga Dan Nissan Evalia. Dimana mobil-mobil tersebut jelas memiliki kehandalan dan keunggulan yang berbeda. Mari lihat dibawah.


Sudah delapan tahun melenggang sendirian, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia bakal mendapat penantang pada 2012 ini. Tidak cuma mendapat satu lawan baru, tapi sekaligus dua. Penantang pertama akan hadir dari kubu Suzuki dengan Ertiga yang hadir bulan April kemarin. Rival kedua masih berasal dari Indomobil Group. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) dengan Nissan Evalia, Keduanya diproyeksikan sebagai backbone oleh masing-masing produsen. Sebuah lini produk yang bisa menyumbang sales volume besar agar bisa menggembungkan pundipundi uang pembuatnya. Konsumen pun bakal senang karena pilihan mobilnya semakin luas. mari kita liat komparasi virtual ketiga mobil tersebut. Kita bandingkan data spesifikasi masing-masing kendaraan untuk melihat kelebihan dan kekurangannya.
Nanti Anda akan melihat kekuatan sekaligus kelemahan masing-masing mobil berdasarkan analisis di atas kertas. Sekaligus menyaksikan kemiripan-kemiripan di antara mereka.

Suzuki Ertiga

DESAIN Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari sisi desain, Avanza-Xenia generasi kedua sudah dapat dilihat langsung di showroom dan di jalan raya. Dibanding generasi pertama yang lahir 2004, penampilan eksterior Avanza-Xenia baru benar-benar terlihat segar. Tak hanya bagian depan, desain windscreen dengan aerodinamika yang menunjang. Bila sebelumnya drag coefficient hanya 0,36, kini semakin baik dengan angka 0,32.
Khusus Veloz desainnya terlihat agresif, dinamis, dan kental dengan nuansa kencang. Lubang udara besar pada bumper dengan bentuk trapezoidal terlihat sangat kokoh. Desain gril Veloz pun berbeda. Adanya lis memanjang yang dilabur warna krom serta logo Toyota di tengahnya terlihat mewah. 
Modal Evalia adalah desain eksterior yang menarik. Penampilan dan wajahnya mirip sekali dengan sang kakak, Nissan Serena. Cuma Evalia terlihat lebih sporty akibat desain lampu dan gril dengan garis tajam. Meski untuk buritan, tidak sedikit orang yang kurang menyukainya lantaran model boxy-nya.
Sementara Suzuki Ertiga juga memiliki paket yang sangat menggoda konsumen di segmen gemuk ini. Modal per-tama adalah wajah yang tampan dengan penerapan sasis dari Suzuki Swift terbaru.
Tampangnya sepintas mengingatkan pada gacoan Suzuki lainnya, Splash. Suzuki tampaknya sukses menggabungkan elemen sporty, dinamis tanpa mengorbankan aspek elegan pada Ertiga. 
MPV ini dibekali headlamp lebar dengan elemen diamond cut kecil untuk memberikan efek pencahayaan yang lebih baik bagi pengemudi dan sein di spion. 
DIMENSI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Dari ketiganya, Nissan Evalia punya postur paling besar dibanding Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza-Daihatsu Xenia. Panjang total Evalia adalah 4.400 mm, lebih panjang 135 mm dari Ertiga, dan 260 mm dari Avanza-Xenia.
Begitu juga dengan tingginya. Evalia mencatat angka 1.860 mm. Lebih jangkung 175 mm dari Ertiga dan 165 mm dari Avanza-Xenia. Untuk lebar Evalia sama dengan Ertiga, yaitu 1.695 mm. Sementara lebar Avanza-Xenia hanya 1.660 mm.
Bagaimana dengan Ertiga versus Avanza-Xenia? Ertiga lebih panjang 125 mm dan lebih lebar 25 mm dari ‘duet maut’. Ertiga cuma kalah jangkung 10 mm saja dari kedua mobil itu.
Untuk wheelbase yang paling panjang adalah Ertiga dengan angka 2.740 mm. Evalia ada di belakangnya karena kalah 20 mm saja. Avanza-Xenia kalah dari keduanya, dengan wheelbase 2.655 mm alias lebih pendek 85 mm dari Ertiga dan 65 mm dari Evalia.

Wheelbase Ertiga yang panjang berefek pada legroom baris kedua dan ketiga
INTERIOR Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Berdasar data-data dimensi kendaraan yang telah dijelaskan lebih dahulu, kita akan analisis seberapa lapang kabin Evalia, Ertiga, dan Avanza-Xenia.
Sebagai yang paling besar, Evalia memiliki kabin paling lapang. Apalagi interiornya didukung oleh lantai kabin yang rata akibat pemakaian per daun (leaf spring) di roda belakang. Rumusan ini akan bisa membuat Evalia menyuguhkan ruang kepala dan kaki paling luas. 
Kondisi kabin yang lapang ini membuat PT NMI berani menyodorkan varian dengan jok baris kedua model captain seat layaknya MPV mewah. Menyediakan jok baris kedua dengan lorong di tengah ini belum bisa dilakukan oleh Ertiga maupun Avanza-Xenia.
Dengan bodi dan wheelbase yang lebih panjang dari Avanza-Xenia, Ertiga akan memiliki legroom baris kedua yang sedikit lebih luas. Headroom Ertiga tak bakal berbeda jauh dari Avanza-Xenia karena perbedaan tinggi mobil hanya 10 mm.
Dimensi Evalia yang besar menghasilkan kabin luas dengan lantai yang rata
Interior Avanza-Xenia baru lebih lapang dari generasi sebelumnya
Avanza punya pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc, sementara Xenia 1.000 cc dan 1.300 cc
MESIN, TRANSMISI, POWER-TO-WEIGHT RATIO
Di luar negeri Nissan Evalia peminum bensin dibekali mesin berkapasitas 1.600 cc (HR16DE). Namun, untuk Indonesia mobil ini akan memakai dapur pacu berkode HR15DE yang sudah lama dipasang di Grand Livina maupun Livina. Artinya Evalia diprediksi akan mempunyai tenaga 109 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 148 Nm/4.400 rpm.
Kalau Suzuki Ertiga mengandalkan mesin baru yang diberi kode K14B. Jantung besin berformat 4 silinder 16 valve berkapasitas 1.373 cc ini menghasilkan tenaga 95 dk/6.000 rpm dan torsi 130 Nm/4.000 rpm. Rasio kompresinya 10:1 dengan bore x stroke sebesar 73 x 82 mm.
Jika dua penantangnya hanya dipasarkan dengan satu pilihan mesin, Avanza-Xenia punya mesin lebih banyak. Avanza dipersenjatai mesin 1.495 cc (3SZ-VE) dan 1.298 cc (K3-VE). Sementara Xenia selain mesin 1.298 cc (K3-VE), juga tersedia kapasitas 989 cc (EJ-VE). Untuk mesin 1.500 cc, tenaga yang dihasilkan 104 dk/6.000 rpm, dan torsi puncak 136 Nm/4.400 rpm. Sementara mesin 1.300 cc mampu menghasilkan tenaga 92 dk/6.000 rpm, dan torsi 116 Nm/4.000 rpm.
Mesin baru milik Ertiga diambil dari keluarga K Series Suzuki
Evalia menggunakan mesin yang sama dengan keluarga Livina
TRANSMISI Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Transmisi Toyota Avanza-Daihatsu Xenia ada dua pilihan, yaitu manual 5-speed dan otomatis 4-speed. Resep serupa juga akan digunakan Nissan Evalia. Khusus Suzuki Ertiga hanya tersedia transmisi manual 5-speed saja.
POWER-TO-WEIGHT RATIO Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Bobot kosong Toyota Avanza-Daihatsu Xenia sekitar 1.065 kg (1.3 M/T). Kalau Ertiga bobot bersihnya sekitar 1.160 kg (GA), 1.175 kg (GL) dan 1.180 kg (GX). Sementara Evalia sekitar 1.333 kg.
Berdasar data ini kita bisa menghitung power-to-weight ratio (PWR) masing-masing kendaraan. PWR digunakan untuk mengukur performa aktual mesin dengan cara membagi tenaga mesin dengan bobot kendaraan.
Di Evalia setiap 1 dk tenaga yang dihasilkan mesin membawa beban sebesar 12,2 kg. Ertiga berada di antara 12,2 kg/dk hingga 12,4 kg/dk. Sedangkan PWR Avanza-Xenia 1.3 11,5 kg/dk.
Tapi komposisi ini belum menjamin performa mobil secara menyeluruh. Faktor perbandingan gigi transmisi, penggerak, dan aerodinamika akan mempengaruhi hasil akhirnya.
SUSPENSI, Avanza, Xenia, Ertiga, Evalia
Suspensi depan ketiga mobil ini punya sistem serupa, yaitu McPherson strut. Namun, untuk roda belakang konstruksinya berbeda-beda.
Toyota Avanza-Daihatsu Xenia mengandalkan 4-link with lateral rod and coil spring lantaran mengadopsi penggerak roda belakang. Sementara Suzuki Ertiga memakai torsion beam with coilspring. Beda lagi dengan Nissan Evalia yang mengandalkan per daun (leaf spring).
Mana yang lebih empuk tidak bisa dilihat dari jenis sistem yang digunakan. Performa suspensinya baru bisa dirasakan dengan mengendarainya. Soalnya kelembutan bantingan suspensi dipengaruhi banyak hal seperti ukuran ban yang digunakan, geometri, sokbreker, dan spring rate. Bahkan ketebalan busa jok pun turut memberi andil terhadap kenyamanan berkendara.

VARIAN Toyota avanza, Daihatsu xenia, Suzuki ertiga, Nisan evalia
Suzuki Ertiga ditawarkan dalam 3 varian, yaitu GA, GL dan GX. Untuk tipe GA harganya Rp 143 juta, GL dilepas Rp 153 juta dan GX Rp 165 juta. Semuanya ini merupakan harga inden on-the road wilayah DKI Jakarta yang berlaku untuk pemesanan hingga 21 April 2012.
Toyota Avanza punya 7 varian dengan 2 pilihan mesin dan transmisi. Harga jualnya mulai Rp 144 juta sampai Rp 180,2 juta. Daihatsu Xenia punya lebih banyak lagi varian. Ada sekitar 18 varian yang ditawarkan ke pasar. Harganya terpentang Rp 126,6-179,3 juta.
Belum ada konfirmasi resmi untuk detail Nissan Evalia. Namun, dari penelusuran kami, kelihatannya ada 3 varian: yaitu basic, middle dan high. Hanya ada satu pilihan mesin, dengan transmisi manual dan otomatis. Belum ada konfirmasi harga jual, prediksinya sekitar Rp 150-180 juta.

Kesimpulan
Tentu semua produk ini memiliki beragam kelebihan dan kekurangan. Tinggal konsumen memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhannya.
Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan produk yang telah di jual saat ini. Tapi mereka kini memiliki daftar inden yang tidak sedikit. Beragamnya pilihan pada dapur pacu dan varian yang dimiliki menjadi poin penting pada konsumen Indonesia. Apalagi generasi kedua ini telah dikembangkan untuk memuaskan pasar Indonesia.
Sedangkan Suzuki Ertiga menjadi alternatif lain. Meski belum diluncurkan, konsumen sudah mendapat harga pasti dan dapat memantau waktu pengiriman via website. Daya tariknya terletak pada model, fitur keamanan dan pengerak roda depan. Dimensinya masih lebih besar dari Avanza maupun Xenia, meski kelemahannya terdapat pada tidak tersedianya pilihan transmisi matik.
Nissan Evalia menawarkan kabin lapang dengan pintu geser. Dapur pacu serupa dengan Grand Livina akan mendapat sedikit sentuhan baru agar mampu mereduksi kerugian akibat desain bodi yang kurang aerodinamis. Penerapan per daun menjadi solusi cerdas untuk memperoleh kestabilan optimal dari desain boxy yang mengambil basis dari platform Grand Livina.

SPESIFIKASI

Toyota-Daihatsu
Avanza-Xenia
Suzuki
Ertiga
Nissan
Evalia
Mesin989 cc 3 silinder1.373 cc 4 silinder1.498 cc 4 silinder
1.298 cc 4 silinder
1.495 cc 4 silinder
Tenaga maksimum 63 dk/5.600 rpm(1.0)95 dk/6.000 rpm 109 dk/6.000 rpm 
92 dk/6.000 rpm(1.3)
104 dk/6.000 rpm(1.5)
Torsi maksimum 90 Nm/3.600 rpm(1.0)130 Nm/4.000 rpm 148 Nm/4.400 rpm 
117 Nm/4.400 rpm(1.3)
136 Nm/4.400 rpm(1.5)
Transmisi5-speed manual/RWD5-speed manual/FWD4-speed otomatis/RWD
5-speed manual/FWD4-speed otomatis/FWD
Panjang/wheelbase4.140/2.655 mm4.265/2.740 mm4.400/2.725 mm
Lebar/tinggi1.660/1.695 mm1.695/1.685 mm1.650/1.850 mm
Kapasitas tangki/ban serep45 liter/fullsize 45 liter/fullsize 52 liter/full size
Ground clearance200 mmN/A185 mm (est)
Ukuran ban185/70 R14(1.0&1.3)185/65 R15 (1.5)185/65 R15

185/65 R15 (1.5)
Bobot1.065 kg (1.3)1.180 kg1.333 kg